Skip to main content

Bedah Total Mitos dan Fakta Tentang Ejakulasi Dini

Selama ini di masyarakat beredar mitos dan fakta tentang ejakulasi dini yang sebenarnya keliru. Bahkan pendapat yang sudah 30 tahun diyakini oleh para terapis dan ahli seksologi dengan cara stop/start atau dengan menekan kepala penis untuk menghentikan kebiasaan ejakulasi dini ternyata tidak berhasil. Berikut adalah beberapa mitos dan fakta yang sebenarnya mengenai ejakulasi dini.

Mitos tentang ejakulasi dini

Ada beberapa mitos tentang ejakulasi dini.

  1. Salah satu mitos ejakulasi dini  yang pertama adalah masalah kebiasaan pada ejakulasi dini. Pada faktanya, seberapa cepat seorang pria berejakulasi tergantung pada masalah psikologi dan bahkan pada beberapa kasus merupakan factor keturunan. Terlalu bergairah atau penis terlalu tegang juga merupakan salah satu penyebab terjadinya ejakulasi dini. Faktanya, seberapa cepat seorang pria bukan karena kebiasaan namun dipengaruhi oleh kondisi fisik serta psikologis pria tersebut.
  2. Mitos yang kedua adalah ejakulasi dini tidak bisa dikontrol. Faktanya, seperti halnya saat kita sedang menahan buang air kecil, maka kita juga dapat mengontrol ejakulasi dini.
  3. Masturbasi dan onani dapat menjadi penyebab ejakulasi dini. Hal ini tidak sepenuhnya salah. Memang benar, onani jauh lebih baik untuk menahan dorongan seksual. Akan tetapi seringkali saat onani dan mastubasi, tidak mengontrol saat untuk ejakulasi. Ada baiknya saat melakukan onani juga tetap mengontrol saat ejakulasi.
  4. Lanjut ke mitos dan fakta tentang ejakulasi dini berikutnya adalah ejakulasi dini merupakan hal yang abnormal. Faktanya tidak semua orang dilahirkan dengan kemampuan luar biasa seperti bintang porno yang mampu bertahan dengan durasi yang lama. Pria dilahirkan dengan ukuran penis yang berbeda, begitu pula dengan kemampuan ejakulasi, ada yang cepat, lambat maupun standard.  Nah, seperti apakah standard durasi ejakulasi dini? Sebuah penelitian yang mengukur kadar normal ejakulasi dari 500 orang, sebagian besar memiliki rentang waktu sekitar 5 menit, 2% dari mereka ejakulasi dengan waktu “super” kurang dari 1 menit, dan orang yang menggunakan obat untuk menyembuhkan ejakulasi dini justru hanya bertahan 30 detik. Jadi, sekitar 30% dari pria mengalami ejakulasi.
  5. Senam kegel dapat menyembuhkan ejakulasi dini. Kegel merupakan senam yang melatih otot genital puboccocus. Senam kegel dikatakan dapat menahan ejakulasi. Faktanya, hal tersebut hanya setengah benar. Latihan dengan senam kegel memang dapat meningkatkan kenikmatan dan kekuatan pada saat orgasme. Namun, apabila pria mencoba menekan otot puboccocus saat sedang melakukan seks hal ini justru dapat berdampak buruk dengan mempercepat ejakulasi atau bahkan membuat kehilangan mood lagi.
  6. Semprotan estetik dan krim yang dijual di sex shop ampuh untuk mengatasi ejakulasi dini. Ini hanyalah mitos. Tidak ada obat-obatan, pil yang terbukti efektif mengobati ejakulasi dini. Sebaliknya, jika menggunakan semprotan dan krim, justru dapat menyebabkan kepala penis menjadi mati apabila salah memilih produk. Yang lebih parah lagi, dapat menyebabkan vagina pasangan infeksi dan sakit.

Mengatasi mitos tentang ejakulasi dini

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi mitos dari ejakulasi dini. Untuk menunda ejakulasi dini, hanya dengan melakukan control terhadap ejakulasi. Lakukan praktek dengan memperpanjang control diri dan bila perlu minta bantuan pada partner seks pasangan sah anda tentunya untuk membantu, durasi yang pas agar pasangan anda tetap terpuaskan. Fokuskan perhatian pada tubuh sambil menunda dorongan untuk ejakulasi dan hilangkan kegelisahan. Pada saat sedang melakukan seks, lakukan dengan santai, rileks sehingga anda dan pasangan benar-benar menikmati kegiatan seksual anda.  Dengan hanya memperlambat durasi ejakulasi anda pun, hal ini sudah dapat memberikan kontribusi besar bagi kepuasan pasangan anda. Bersikaplah terbuka pada pasangan dan carilah solusi terbaik mulai dari seks terapi dan konsultasi dengan dokter ahli. Mengatasi ejakulasi dini dengan berolahraga bukan hanya sekedar fakta. Sekitar 30% dari orang yang rajin berolahraga menurunkan resiko terkena disfungsi ereksi. Selain itu, dengan berolahraga dapat meningkatkan stamina dan dapat meningkatkan hormone serotonin yang dapat meningkatkan ketenangan dalam diri.  Dengan mengetahui mitos dan fakta tentang ejakulasi dini, diharapkan bagi penderita ejakulasi dini dapat mencari solusi terbaik bagi ejakulasi dini.

One thought on “Bedah Total Mitos dan Fakta Tentang Ejakulasi Dini”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!