Skip to main content

Penyebab Ejakulasi Dini dan Solusinya

Ada beberapa penyebab ejakulasi dini dan solusinya. Gangguan pada vitalitas pria ini umumnya disebabkan oleh masalah psikis seperti perasaan stres, depresi, cemas, bersalah, ketakutan dan tidak mampu mengontrol gairah yang terlalu tinggi. Selain itu ada juga penyebab-penyebab lain yang berhubungan dengan kesehatan fisik. Secara medis, ejakulasi dini dibagi menjadi dua macam berdasarkan penyebabnya.

  1. Ejakulasi Dini Primer – Penyebab jenis ini umumnya karena adanya gangguan pada sistem saraf, yaitu  rendahnya kadar neurotransmiter seratonine di MPOA (Medical Pre Optic Area). Pengobatan untuk gangguan jenis ini harus menggunakan obat-obatan yang membantu meningkatkan kadar seratonine.
  2. Ejakulasi Dini Sekunder – Jenis ini disebabkan gangguan sirkulasi darah di penis.Jadi gangguan ejakulasi yang terjadi berkaitan dengan fungsi ereksi.Penyebab utamanya adalah penyakit diabetes, kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi. Untuk mengobati ejakulasi dini pada kasus ini harus memperbaiki dulu metabolisme tubuh karena penyebab utamanya adalah dari penyakit.

Selain penyebab psikis dan fisik adalagi penyebab yang lain, yaitu kebiasaan masturbasi. Terlalu sering masturbasi akan menyebabkan perubahan kimiawi dalam tubuh dan mengganggu kinerja sistem saraf. Untuk penyebab yang satu ini diperlukan penanganan khusus.

Secara umum ada gejala seseorang mengalami ejakulasi dini, yaitu :

  • Dorongan seksual yang sangat besar dan ingin segera dipenuhi.
  • Biasanya penis mudah ereksi dan mudah ejakulasi.
  • Ereksi penis berlangsung cepat.
  • Penis akan loyo sesaat setelah ejakulasi.
  • Ejakulasi dini pada pria ditandai dengan orgasme pria terlebih dahulu daripada wanita.

Ciri-ciri tersebut tidak mutlak seseorang mengalami ejakulasi dini, tapi penderita ejakulasi dini umumnya mengalami gejala tersebut secara bersamaan.

Penanganan Ejakulasi Dini

Sebelum seseorang didiagnosa mengalami ejakulasi dini, dokter akan mengadakan tes terlebih dahulu terhadap pasien. Tes yang dilakukan pertama kali adalah pemeriksaan terhadap aktifitas seksual dan sejarah seksual pasien. Kemudian dilakukan tes darah dan pemeriksaan hormon testoteron. Jika dibutuhkan akan dibuat rujukan kepada dokter urolog untuk pemeriksaan lanjutan yang lebih detil.

Penanganan ejakulasi dini dapat dilakukan dengan mudah selama penyebabnya bukan karena gangguan fisik. Pengobatan yang digunakan adalah dengan  terapi seksual, obat-obatan dan psikoterapi. Jika ketiga hal tersebut dilakukan maka penyembuhan akan lebih cepat.

Terapi seksual dapat dilakukan saat berhubungan seksual, yaitu dengan mengatur posisi agar pria dapat bertahan lama. Posisi woman on top sangat disarankan, karena pada posisi ini wanita lebih banyak bekerja dan mendominasi permainan. Ini akan membuat pria lebih bisa menahan untuk ejakulasi.

Pengobatan dengan obat-obatan dapat menggunakan obat tradisional dan obat-obatan medis. Disarankan jika pengobatan dilakukan dengan obat tradisional karena tidak mengakibatkan efek samping, Obat-obatan medis umumnya menyebabkan efek samping berupa penyakit atau keluhan lain, serta ketergantungan obat.

Penyembuhan yang terakhir yaitu dengan psikoterapi, yaitu mengurangi perasaan cemas, takut, stres dan depresi. Melakukan olahraga dan hobi menyenangkan dapat membantu memperbaiki mood dan mengurangi stres. Selain itu membangun komunikasi yang baik dan terbuka dengan pasangan sangat membantu mengurangi beban pada pihak pria dan permainan dapat dilakukan dengan menyenangkan.

Trik Mengatasi Ejakulasi Dini

Dalam tahap ringan ejakulasi dini dapat disiati dengan beberapa cara seperti berikut,

  1. Melakukan penekanan. – Cara ini agak sulit dilakukan dan tidak disarankan, namun bisa dicoba. Gerakan penekanan dilakukan pada batang penis menjelang klimaks. Teknik ini akan mencegah ejakulasi dini, tapi akan menimbulkan perasaan tidak nyaman.
  2. Kacaukan pikiran – Pikirkan hal lain yang tidak ada hubungannya dengan seks saat berhubungan intim, misalnya memikirkan tentang pertandingan bola, pekerjaan atau soal Matematika. Memikirkan hal lain akan membuat konsentrasi terpecah dan mampu menunda ejakulasi.
  3. Menggunakan kondom – Menggunakan kondom dapat menahan ejakulasi lebih lama karena kulit penis tidak bersentuhan langsung dengan dinding vagina sehingga sensifitas agak berkurang. Kurangnya rangsangan dapat menunda terjadinya ejakulasi dini.
  4. Menggunakan obat-obatan – Mengonsumsi obat-obatan dapat membantu mengatasi ejakulasi dini. Ada beberapa obat yang digunakan untuk penyakit lain dapat mengatasi ejakulasi dini. Biasanya menggunakan obat anti depresi dapat mengatasi gangguan vitalitas pria, sebab obat ini dapat meningkatkan hormon seratonin.Jadi ejakulasi dapat ditunda lebih lama, namun efek sampingnya dapat mengurangi libido.
  5. Latihan relaksasi – Melakukan meditasi untuk merilekskan pikiran dan tubuh dapat mengatasi kecemasan dan ketegangan saat berhubungan seks.Seringkali ejakulasi dini terjadi karena pikiran stres, cemas, dan takut.Cara mudah untuk merilekskan pikiran adalah dengan berbaring dan mendengarkan musik-musik klasik atau lembut.
  6. Melakukan trik saat berhubungan – Ketika melakukan penetrasi jangan melakukan gerakan monoton, tapi variasi gerakan dengan penetrasi dalam dan dangkal.Beberapa saat melakukan penetrasi dapat menghentikan gerakan sesaat dan mencumbu pasangan.Variasi gerakan ini mampu menahan ejakulasi dan menambah rangsangan pada pasangan.

Cara penanganan ejakulasi dini tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi penderita. Ejakulasi dini sendiri terbagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu :

  • Ejakulasi ringan, terjadi hanya karena beberapa gesekan antara penis dan vagina.
  • Ejakulasi sedang, ejakulasi terjadi sesaat setelah penis masuk vagina.
  • Ejakulasi berat, ejakulasi terjadi saat penis menyentuh vagina bagian luar.

Dari pembagian berdasarkan kondisi gangguan vitalitas penderita dapat menerapkan terapi mana yang sesuai dengan situasinya.Misal ejakulasi yang diderita adalah ejakulasi ringan dan bersifat psikis, maka dapat dilakukan relaksasi pikiran dan tubuh dengan meditasi. Atasi kecemasan dengan menjalin komunikasi terbuka dengan pasangan agar permainan menjadi menyenangkan.Jika ejakulasi sudah pada tahapan berat dan bersifat fisik ada baiknya melakukan konsultasi dengan dokter dan mengetahui penyebab pastinya.Jika terapi obat medis dikhawatirkan menimbulkan efek samping bisa dengan mencoba obat-obatan herbal dan melakukan senam kegel. Mempratekkan beberapa trik mengatasi ejakulasi dini selama berhubungan intim juga bisa dilakukan.

Ada anggapan bahwa ejakulasi dini menyebabkan ketidaksuburan seorang pria. Pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar.Ketidaksuburan seorang pria disebabkan gangguan sperma bukan ejakulasi dini. Jadi selama sperma masuk ke dalam vagina kehamilan dimungkinkan terjadi. Kecuali ejakulasi dini berat yaitu sperma keluar sebelum penis masuk ke liang vagina.

Gangguan sperma adalah dua masalah berbeda dengan ejakulasi dini.Sperma tidak baik karena beberapa hal, seperti infeksi pada buah pelir atau bagian reproduksi lainnya, kekurangan hormon testoreron, terjadi pelebaran pada dinding pembuluh darah di sekitar buah pelir, dan kekurangan vitamin atau nutrisi. Justru masalah gangguan sperma dapat mempengaruhi terjadinya ejakulasi dini sebab pria yang menderita gangguan sperma akan merasa minder, takut, cemas yang menyebabkan terjadinya ejakulasi dini.

Maka agar tidak terjadi salah persepsi komunikasi terbuka dengan pasangan adalah cara terbaik mengatasinya. Setelah semua dikomunikasikan maka dapat diketahui faktor dominan penyebab ejakulasi dini, apakah karena gangguan fisik atau gangguan psikis. Dengan demikian akan diperoleh metode yang tepat untuk mengatasi ejakulasi dini. Itulah penjelasan mengenai penyebab ejakulasi dini dan solusinya.

2 thoughts on “Penyebab Ejakulasi Dini dan Solusinya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!